
Bandar Lampung, 19 Januari 2026 — Dalam upaya memperkuat ekosistem industri halal di Provinsi Lampung, Balai Standardisasi dan Pelayanan Jasa Industri (BSPJI) Bandar Lampung kembali menegaskan komitmennya dengan mengadakan Pelatihan Petugas Pengambil Contoh (PPC) Produk Halal. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 13 hingga 15 Januari 2026 bertempat di Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung.
Penyelenggaraan kegiatan ini merupakan upaya dalam menjawab tingginya permintaan akan tenaga profesional yang mampu melakukan pengambilan sampel halal, terutama di tengah percepatan pelaksanaan sertifikasi halal secara nasional. Pelatihan PPC berperan krusial dalam mempersiapkan petugas yang menguasai aspek teknis, metode pengambilan sampel, serta prosedur operasional yang telah ditetapkan oleh Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH).
Kepala BSPJI Bandar Lampung menegaskan bahwa pelatihan PPC merupakan salah satu tugas utama balai dalam upaya meningkatkan mutu layanan serta kapasitas sumber daya manusia di bidang industri halal. “Lewat pelatihan ini, kami berupaya memastikan para pelaku teknis, baik di lingkungan kampus maupun dunia usaha, memiliki kompetensi yang terstandar dalam melakukan pengambilan sampel produk halal. Dengan meningkatnya keahlian tenaga kerja, UMKM dan pelaku industri di Lampung diharapkan semakin mampu memenuhi ketentuan halal sekaligus memperluas jangkauan pasar mereka,” jelasnya.
Kegiatan pelatihan ini melibatkan instruktur berpengalaman dari BSPJI Bandar Lampung serta narasumber lain yang memberikan materi mengenai prosedur pengambilan sampel pangan dan nonpangan, tata cara pencatatan, hingga proses pengiriman sampel ke laboratorium yang telah terakreditasi. Para peserta yang mengikuti pelatihan terdiri atas calon petugas teknis, anggota civitas akademika, serta pihak-pihak yang mendukung ekosistem halal di UIN Raden Intan Lampung.

Dekan Fakultas Syariah UIN Raden Intan Lampung memberikan apresiasi terhadap kolaborasi ini, serta berharap bahwa pelatihan tersebut mampu menciptakan peluang untuk memperkuat riset dan mendukung proses sertifikasi UMKM yang berbasis di lingkungan kampus. Beliau juga menekankan pentingnya peran perguruan tinggi sebagai motor penggerak dalam mempercepat edukasi dan penerapan konsep halal di tengah masyarakat.
Dengan diselenggarakannya pelatihan ini, BSPJI Bandar Lampung berupaya memperkuat kolaborasi antara instansi pemerintah, institusi pendidikan tinggi, serta pelaku industri guna meningkatkan daya saing produk halal di tingkat regional maupun nasional. Inisiatif bersama ini juga merupakan wujud dukungan terhadap visi Kementerian Perindustrian dalam memperluas jangkauan layanan teknis, serta memastikan pertumbuhan industri halal nasional yang inklusif dan berkelanjutan.
Melalui pelaksanaan pelatihan PPC, BSPJI Bandar Lampung menunjukkan dedikasinya sebagai pusat layanan industri yang berperan aktif dalam mendukung peningkatan kapasitas, memberikan pendampingan teknis, serta menyediakan sertifikasi yang diperlukan oleh pelaku industri maupun UMKM di wilayah Lampung.




